REDESAIN INTERIOR PUSAT OLAHRAGA UNIVERSITAS BRAWIJAYA DI KOTA MALANG

  • Muhammad Kemal Ramadhan Interior Design Student
  • Nyoman Gema Endra Persada Sekolah Tinggi Desain Bali
Keywords: modern retro old school, signage, design, sport center, desain, pusat olahraga

Abstract

ABSTRACT

UB (Universitas Brawijaya) Sports Center is the most complete sports center based on education in Malang according to BUNA. The main purpose of this design is to solve the problems obtained through observation and interviews. The problem is the lack of clear circulation direction signage, the amount of free space, and inadequate service areas. Applying the concept of programming space is considered to be able to solve the problems of the sports center space, as well as with a modern retro old school design style that is a factor attracting the general public to more frequently use the facilities provided. The design method used is the glass box method. Data collection methods used are divided into two, primary and secondary. Primary data is done by observation to the sports center and interviews with several users of the sports center. Secondary data obtained through books and the internet. The analytical method used is qualitative analysis. The material of observations and interviews is then analyzed using the comparative method to analyze problems in the field.

 

Key words: modern retro old school, signage, design and sport center

 

ABSTRAK

Pusat Olahraga UB (Universitas Brawijaya) merupakan pusat olahraga terlengkap berbasis pendidikan di Kota Malang menurut BUNA. Tujuan utama dari perancangan ini adalah menyelesaikan permasalahan yang didapat melalui observasi dan wawancara. Masalahnya adalah kurangnya signage arah sirkulasi yang jelas, banyaknya ruang kosong, dan area pelayanan yang kurang memadai. Dengan menerapkan konsep programming space dianggap dapat menyelesaikan permasalahan ruang pusat olahraga, serta dengan gaya desain modern retro old school menjadi faktor daya tarik masyarakat umum untuk lebih sering menggunakan fasilitas yang telah disediakan. Metode perancangan yang digunakan adalah metode glass box. Metode pengumpulan data yang digunakan terbagi 2, primer dan sekunder. Data primer dilakukan dengan observasi ke pusat olahraga dan wawancara kepada beberapa pengguna pusat olahraga tersebut. Data sekunder didapatkan melalui buku dan internet. Metode analisis yang digunakan adalah analisis kualitatif. Materi hasil observasi dan wawancara kemudian dianalisis menggunakan metode komparatif untuk menganalisis masalah yang ada di lapangan.

 

Kata Kunci: modern retro old school, signage, desain, dan pusat olahraga

Published
2020-05-02
How to Cite
Ramadhan, M., & Persada, N. G. E. (2020). REDESAIN INTERIOR PUSAT OLAHRAGA UNIVERSITAS BRAWIJAYA DI KOTA MALANG. Jurnal Patra, 2(1), 46-52. https://doi.org/10.35886/patra.v2i1.87

Most read articles by the same author(s)